Makna Leksikal dan Makna Kultural Pada Mitos Berdagang Dalam Masyarakat Jawa
Kata Kunci:
mitos, jawa, makna leksikal, makna kulturalAbstrak
Penelitian ini mengkaji mitos berdagang dalam masyarakat Jawa di Sukoharjo, Jawa tengah yang berfokus pada makna leksikal
dan makna kulturalnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan 15 data dan dikumpulkan melalui teknik
wawancara mendalam mendalam dengan dua narasumber, yaitu Bapak Sarsito dan Bapak Winarno yang merupakan penduduk asli suku
Jawa di wilayah Sukoharjo. Mitos-mitos ini tidak hanya berfungsi sebagai larangan atau anjuran sederhana, tetapi juga mencerminkan
nilai-nilai dan kepercayaan yang mendalam. Mitos-mitos tersebut berperan sebagai pedoman perilaku, mengajarkan tata krama, dan
melestarikan tradisi. Larangan-larangan yang terdapat dalam mitos, seperti tidak meludah di tempat usaha atau tidak melewati rumah
orang yang sedang berkabung, mengungkapkan norma sosial yang kuat. Selain itu, kepercayaan akan fenomena supranatural, seperti
konsep lambang baik dan buruk, menunjukkan cara masyarakat Jawa menginterpretasikan peristiwa yang terjadi di sekitar mereka.
Dengan demikian, mitos Jawa merupakan cerminan dari budaya dan cara pandang masyarakat terhadap kehidupan sehari-hari, bukan
sekadar takhayul. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemahaman yang lebih dalam mengenai kebudayaan Jawa
dan pelestariannya di masa yang akan datang.


